“Hani, Bagi Immunity Pin-nya Donk!”

13 Aug

Rasanya masih ingin teriak-teriak sambil tertawa gembira seperti saat bermain di Dufan kemarin. Tapi sejurus segala tawa dan euforia tersebut lenyap begitu saya menginjakkan kaki di Galery Master Chef. Yang ada dalam pikiran saya bukanlah wahana apa yang ingin saya naiki atau bagaimana membujuk Baguszt untuk mau ikut bermain di wahana yang menegangkan. Seperti biasa, perasaan excited dan cemas bercampur aduk ditambah pikiran yang menebak-nebak, “Apa ya Challenge hari ini?”

Sepertinya gundukan bahan yang siap diolah sudah ditata rapi. Ditutup dengan kain berlogo Master Chef.

Ketika kain tersebut dibuka oleh Chef Master Juna… tumpukan karung berwarna coklat yang ternyata adalah karung beras ditumpuk dengan rapi. Yap! One Core Ingredients Challenge… BERAS, yang adalah salah satu bahan pokok yang sangat familiar dengan kita …. Syaratnya, hasil olahan beras ini harus mengingatkan kami dengan Bulan Ramadhan. Clink! Langsung kebayang Opor dan Ketupat deh! Tapi saya berpikir ulang, saya ingin membuat sesuatu yang berbeda, yang lain dari biasanya.

Maka saya mengolahnya menjadi burger nasi yang berisi opor ayam dan poached egg… Tetap bersuasana Ramadhan namun ada sesuatu yang baru di masakan ini. Semoga saja juri juga berpendapat yang sama.

Di food testing kali ini, tiba-tiba saya merasa ciut, berharap untuk tidak dipanggil saja…. Bukannya tidak Pede dengan hasil masakan saya, tapi takut banget makanan ini tidak memenuhi ekspetasi juri. Eh! Pucuk dicinta ulam TAK tiba! Saya dipanggil.

Maju ke depan dengan perasaan was-was dan lutut gemetaran hahahaha… Chef Juna berkomentar “Idenya bagus, eksekusi nol!” spontan di benak saya kepikiran… wah pressure test lagi ini… Mungkin karena presentasi makanan yang terlalu pucat ya.

Burger Nasi Opor Ayam ala Ken

 

Hari itu, saya menyayangkan mengapa Baguszt hanya mengolah beras menjadi nasi putih saja! Walaupun disajikan dengan pepes, tetap saja beras tersebut hanya diolah menjadi nasi. Duh, piye toh Gus!

Benar saja, Baguszt, Desi dan Agus masuk Pressure Test. Walaupun sedih karena Baguszt masuk Pressure Test, dalam hati saya berbisik “Puji Tuhan!” karena nama saya tidak dipanggil ke Pressure Test (lagi)…

At that time, saya berpesan pada Baguzt untuk maju terus dan jangan kehilangan semangat dalam menghadapi pressure test…. jangan sampai tereliminasi…. kamu harus kembali ke galery…

Hani, pemenang tantangan ini akan mendapatkan Imunity Pin jika berhasil memenangkan duel melawan Chef Agus, Runner Up MasterChef Indonesia 1. Di duel ini, kami benar-benar memperhatikan cara dan flow kerja Chef Agus… Sangat tenang dalam memasak! Memang levelnya sudah beda sich.. hehe

Anyway, Congratz for Hani yaa!! Bagi donk Immunity Pin nya!

Pinjem ya kapan-kapan Immunity Pin-nya!

Kontestan yang tereliminasi hari ini, Agus, entah mengapa saya tidak bersedih atas tereliminasinya kamu di tantangan kali ini, karena saya SANGAT yakin, jalanmu diluar sana sangat cemerlang! Kamu bisa jadi apa saja Gus! See You Next Time, Bro!

Next stop for me : TOP 12! Amin..

2 Responses to ““Hani, Bagi Immunity Pin-nya Donk!””

  1. Gulam Zakiya August 13, 2012 at 11:56 am #

    Kk Ken,, sukses selalu yaa🙂
    gak nyangka bangeett deh kemariin, yang masuk pressure test itu yang hebat,, hebat,,
    tapii mungkin itu keputusan juri yang terbaikk,, congratulation untuk kak Hanii,, udah bisa ngalahin kak Agus MCI1 dan mendapatkan “immunity pin..”
    sukses terus untuk masterchef, untuk juri-jurinya dan yang pastii untuk semua kontestannya,,

  2. venitajuliane August 13, 2012 at 11:07 pm #

    Reblogged this on venitajuliane.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: