My Colour is Red! Do You Have Problem with That? [Master Chef Indonesia 2 First Off-Site Challenge]

22 Jul

Master Chef Indonesia 2

A new day has come!
Sebelum menjadi yang terbaik, ada banyak langkah yang harus saya tempuh! Hari ini saya bangun dengan predikat Top 19 Master Chef Indonesia 2.
Slow but sure.. Meraih mimpi menjadi yg terbaik!
Setelah bangun dan sarapan pagi, kami 19 kontestan berangkat ke Galeri MasterChef.
Perlu kalian ketahui, sebagai kontestan MasterChef Indonesia ini, seluruh kostum dan make up kami dipantau dan diawasi. Ada Tim Wardrobe dan Make Up yang selalu ready mengecek kostum dan merias kami.
Sempat kaget juga ketika saya, yg notabene cowok juga harus di make up! Haha.. But it just a bit powder on my face and the most important thing adalah merapikan kumis dan jenggot saya yang tumbuh semakin panjang. If I look good on TV it’s because of them! Hehe.. (Thx Mbak Jujuk n Tufa)
Sambil menunggu syuting, saya selalu menyempatkan diri berdoa dalam hati. Memohon Tuhan memberikan kekuatan dan ketenangan dalam diri.
Pom Frites in Mayonaise is our first Challenge!
Ingat Mayo, saya teringat moment bareng tunangan (Rosie) saat membuat Mayo untuk yang pertama kalinya.
Kita berdua sama-sama ngotot tentang banyaknya minyak sayur dan kecepatan mengocok. Saya bersikukuh pada pendapat saya, ia pun memiliki argumen untuk mendebat saya. Yah! Perdebatan kami hampir selalu diakhiri dengan ngambeknya Rosie! (Oops, I just tell the truth, Babe!) But that’s my weakness! Ga tega banget liat muka polosnya ngambek! Akhirnya kita sepakat untuk meletakkan semua perlengkapan memasak dan pergi membeli makanan diluar! Setelah makan dan sebuah ice cream, senyumnya itu kembali mengembang! Huff…

Hari itu saya membuat Mayonaise dengan senyum, dengan janji di dalam hati bahwa Mayonaise ini untuk menebus Mayonaise prahara itu! Syukurlah hasilnya sempurna!

Ken, Making mayonaise

Tantangan berikutnya memaksa seluruh kontestan bangun subuh di pagi hari untuk berangkat menuju Tangerang ke Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia. Kontestan dibagi menjadi 2 tim. Merah dan Biru. Esach dan Opik menjadi kapten karena mereka yang terbaik di tantangan Pom Frites Mayonaise.

Stress dan tekanan saat memasak untuk 200 taruna STPI ini makin terasa karena udara yang panas di lapangan penerbangan ini. Namun Opik, sang kapten, membagi tugas dengan bijak untuk kami semua. Menu yang kami masak luar biasa banyaknya, adu pendapat, saling teriak dan muka yang serius mewarnai Tim Merah.

Sayangnya, walaupun menurut ketiga juri makanan kami enak, namun belum berhasil memikat hati ke-200 taruna yang ada.

Pressure Test adalah konsekuensi kami! Brarti ini adalah Pressure Test kedua saya. Ahhh! I hate this! Saya benci perasaan gugup dan insecure ini saat harus menjalaninya. Tapi bersama dengan tim ini, kami masih bisa tersenyum di tengah-tengah menjalaninya.

Puji Tuhan, Ia masih menginginkan saya disini. Floating Island saya sempurna walaupun bentuknya kurang seragam. Bagus dan Opik, 2 sahabat saya yang juga menjalani Pressure Test berhasil lolos.

Untuk Ogan yang harus pulang, saya yakin kamu pasti bisa berhasil setelah keluar dari Galeri ini. Sukses!

Ladies and Gentlemen, One of Top 18 Master Chef Indonesia is Me! Praise Jesus! woohoo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: