I Owe You My Life, Mr Henry and Mrs Emilia Sutanto!

19 Jul

Saya lahir dari sebuah keluarga kecil yang bahagia, 7 Januari 1982. Sebagai anak kedua dari dua bersaudara dan satu-satunya anak lelaki, saya dan kakak saya mendapatkan masa kecil yang lebih dari bahagia. Limpahan kasih dan tegasnya didikan orang tua, membuat saya merasa bahwa saya adalah seorang anak laki-laki yang beruntung.

Papa dan Mama adalah orang-orang luar biasa yang selalu memberikan teladan dalam hidup. Keseriusan dan tanggung jawab Papa terhadap keluarga selalu membuat saya kagum. Dedikasi dan ketabahan Mama dalam merawat keluarga menjadikan saya sangat menghormati dan menyayangi beliau.

Kami bukanlah keluarga yang bergelimang harta, saya bahagia menjadi anak dari keluarga sederhana yang selalu dicukupi Tuhan. Semenjak saya kecil, saya terbiasa melihat Papa dan Mama berjuang menghidupi keluarga kami. Bahkan saya bangga menjadi anak yang terlibat dalam perjuangan mereka.

Mama, seorang koki hebat yang membantu perekonomian keluarga dengan berjualan aneka makanan. Saya dengan senang hati membantu Mama menyiapkan bahan, membungkus dan mengantar pesanan. Mungkin dari sinilah ketertarikan memasak saya muncul.

Dari kecil, saya selalu mengagumi masakan Mama… Bagi saya, masakan beliau istimewa dan tidak ada satu chefpun yang dapat menandinginya… karena setiap masakannya di bumbui oleh kasih seorang Mama… Selain memasak, Mama memberikan gambaran figur seorang ibu dan istri yang sejati. Mama merawat, mengayomi dan selalu mendukung Papa dalam setiap keputusannya.

Papa, seorang pekerja keras yang bertanggung jawab. Ia tangguh, cekatan dan serius. Lewat Papa, saya belajar menjadi seorang lelaki, seorang ayah, dan suami yang baik. Kelak saya akan mendidik anak saya seperti Papa mendidik kami, anak-anaknya.

Perjalanan kehidupan keluarga kami tidak pernah mudah, jatuh bangun usaha Papa membuatnya memutuskan mengadu nasib di Negri Paman Sam. Mengumpulkan Dollar untuk kelangsungan hidup. Beberapa tahun setelah Papa berangkat, saya dan Mama menyusul. Papa menghabiskan 7 tahun sementara Mama 5 tahun di Amerika bekerja hampir 16 jam sehari. Sedangkan saya berkesempatan selama 3 tahun bekerja di sana.

Saat itu usia Papa dan Mama tidak bisa dibilang muda lagi, saat itu Papa berusia 60 tahunan sedangkan Mama 55 tahun. Tingginya usia sebanding dengan tingginya semangat mereka bekerja. Bayangkan di usia yang seharusnya mereka menikmati hidup, mereka masih bekerja membanting tulang. Sampai hari ini pun, Papa yang mendekati usia 80 masi tetap bekerja, berkeliling keluar kota untuk panggilan bertugas. Sosok yang layak saya kagumi bukan?

Ada keinginan yang terbesar, terpendam dalam hati saya. Saya ingin menunjukkan keindahan hidup ini, membuat mereka menikmatinya dan memberikan keamanan dan jaminan di masa tua mereka. Seperti yang selama ini mereka lakukan.

Saya sedih, mengingat belum banyak hal yang mampu saya berikan dan lakukan untuk dua orang yang sangat saya cintai ini. Namun saya berjanji, saya tidak akan berhenti berusaha untuk selalu mendapatkan senyuman bangga mereka untuk saya. Dan saya akan meneruskan cerita keluarga saya ke anak dan cucu, agar mereka dapat meneladani Papa dan Mama seperti saya meneladani mereka.

Mr Henry Sutanto and Mrs Emilia Sutanto, I Owe You My Life!

4 Responses to “I Owe You My Life, Mr Henry and Mrs Emilia Sutanto!”

  1. Tulisan abang Ken ini terasa banget nulisnya bener-bener dari hati. aku sampai banjir air mata ngebacanya… memang, hati jadi ngilu saat mengingat bagaimana kerja kerasnya dan semangatnya orang tua bekerja demi perut anak-anaknya. sesulit apapun kondisi, seberat apapun beban hidup, rela dipikul mereka, tentu demi anak-anak mereka terkasih.
    didikan keras pun menjadi salah satu motivasi agar kita tidak menjadi orang yang patah semangat dalam menjalani kehidupan.,.
    Proud of Om Henry dan Tante Emilia~🙂
    Anak anda ->> Bang Ken — pasti akan selalu memberikan yang terbaik,,,

    Chef Ken!!!! SEMANGAT!!!! FIGHTING!!! FIGHTING!!!! FIGHTING!!!!🙂

    dari penggemarmu,
    @dewianalis :))

  2. novianadewi October 12, 2012 at 4:36 am #

    Terharu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: