I Want More Than This Unnamed Apron, I Want an Apron with My Name on It! [Top 20 Master Chef Indonesia 2]

15 Jul


Looks Similar

Setelah Pressure Test yang menegangkan kemarin, saya bangun dengan perasaan dan suasana hati yang lebih rilex. Ada perasaan lega mengingat posisi saya yang aman dari eliminasi menuju 20 besar ini.
I keep telling my self to use this opportunity wisely. I won’t let God, family and judges disappointed by me.
Special Guest hari ini sangat menginspirasi saya, bukan hanya karena kita mirip (crew dan teman-teman yang bilang haha) tapi karena kata-kata penyemangat yang diucapkannya kepada saya.
He is Lucky the first Master Chef Indonesia! Dan

tantangan hari ini adalah Duplikasi.
Signature Dish dari Lucky yang harus diduplikas adalah Bakso Bakar Kuah Rawon. Para kontestan harus memasak  makanan tersebut dengan rasa semirip mungkin dengan milik Lucky.
Dalam hati saya merasa PD karena Rawon adalah masakan khas Jawa Timur, daerah asal saya. Namun ada sedikit keraguan dalam diri saya karena Masakan Indonesia bukanlah spesialisasi saya. Anyway, saya masak sebaik yang saya mampu berikan.
Di sela-sela memasak, Lucky mendatangi saya dan menyapa saya.
Ternyata Lucky tau tentang Pressure Test yang saya jal

ani kemarin malam. Ia menyemangati saya dan meminta saya untuk tidak berkecil hati. Dia bilang “Saya aja dulu masuk Pressure Test sampai 8 kali lo”
Semangat dalam diri saya makin membara mendengar semangatnya. Ya! Saya ingin maju ke 20 besar!
I want an apron with my name on it! Saya tidak boleh puas dengan apron tak bernama ini. Saya mau apron dengan nama saya di apron itu! Dengan nama Ken yang tertera disana.
Syukurlah saya lolos di tantangan ini! Selamat untuk Opik yang memasak Bakso Bakar Kuah Rawon paling mirip dengan Lucky dan langsung masuk ke 20 besar. Tunggu saya di sana Pik! I’ll see you in Top 20!

Setelah tantangan Duplikasi, sebuah Mystery Box datang mengejutkan kami semua. Juri membagi kami ke dalam 6 kelompok. Saya, Amudi, Retha, Essach, Bagus dan Pak Rahmat, menjadi ketua di masing-masing grup. Setiap kelompok harus membuat masakan dengan bahan-bahan yang telah disediakan. Seperti jeruk sunkist, dori, daging sapi, ayam, dsb

Bersama kelompok saya, Nurul, Bu Desi dan Agus, kami berhasil membuat 3 sajian yang ternyata mampu memukau juri. Dengan 3 hidangan ini, kelompok kami menyusul Opik menjadi 20 besar kontestan Master Chef Indonesia!

Yes! Praise the Lord.. I’ve Made it.. We’ve Made it!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: