My First and Memorable Pressure Test at Master Chef Indonesia 2

14 Jul

Crew Master Chef meminta kami, 8 peserta dengan performa terendah di Invasion Challenge “Gado-Gado” untuk berganti pakaian dan apron serba hitam yang menjadi dress code untuk peserta Pressure Test. Dengan berat hati saya mengenakan polo shirt hitam beserta apron.

Tegang, capek fisik dan mental. Itu yang saya rasakan ketika menunggu Pressure Test dimulai. Seperti namanya, babak ini memang penuh dengan pressure atau tekanan. Pikiran saya berkecamuk, mengevaluasi diri atas kegagalan yang baru saja saya perbuat. Ah! Semangat saya timbul tenggelam, perut saya mual. Saya berharap tunangan saya, Rosie ada disamping saya saat ini, menenangkan saya, menyemangati saya. Tapi justru disitulah esensi dari karantina ini. The contestant should deal with their own problem!

Dengan mantap saya masuk ke Camp itu.. Ketiga juri sudah menunggu.. Rupanya test ini adalah One Core Ingredient Test.. Test mengolah makanan dengan 1 bahan utama yang sudah ditentukan oleh juri.

Bahan utama saat itu adalah : TELUR.

Sejenak setelah Chef Marinka menghitung 1..2..3 pertanda waktu 60 menit berjalan, saya berlari ke arah Pantry, mengambil 2 buah telur ayam, paprika dan onion.

Rencana awal, saya ingin membuat Griiling of Beef dengan Poached Egg diatasnya.. Namun perkataan Chef Marinka untuk lebih menonjolkan telur daripada beefnya membuat saya ragu. Dan saya memutuskan untuk merubah rencana.

Pikiran saya kacau, beberapa resep sempat terpikirkan tapi menurut saya tidak ada resep yang cukup istimewabagi saya. Saya bingung. Diam. Tapi waktu tak bisa menunggu saya.. Beberapa puluh menit sebelum waktu habis, I decided just to make Egg Salad with Paprika.

Saya kurang puas dengan kreasi itu. I could make it batter!! Kenapa saya terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berpikir! Ahhh… I mad and angry..

Chef Juna bilang kalau rasa Salad saya enak, walau penampilannya kurang menarik.

Saat penjurian adalah saat paling tegang. Dari 8 kontestan, 4 akan pulang!! Satu persatu kontestan dipanggil dan dipulangkan, Pak Oyon, Vega lalu nama saya disebut.

Chef Juna berkata “Sebutkan alasan mengapa kami harus memilih kamu untuk tetap tinggal di sini!”

Sejenak setelah mendengar itu, pikiran saya melayang jauh.. Jauh kepada pekerjaan yang rela saya tinggalkan untuk berada di Galeri Master Chef, jauh kepada tunangan tercinta dan persiapan pernikahan kami, jauh kepada keluarga dan teman-teman serta komunitas saya. Semuanya saya tinggalkan dmi mengejar passion saya di bidang ini.

And, I was standing in front of the judges just about to be eliminated! Saya tidak relaa.. Yang saya tinggalkan terlalu berharga untuk ditukar hanya dengan label 30 Besar Master Chef Indonesia!! I have to stay! No matter What..

Saya menjawab pertanyaan juri dengan jujur, tanpa saya sadari air mata itu keluar dengan sendirinya. Mengingat besarnya tanggungjawab yang harus saya pikul.

Saya tidak bisa berputar lagi, pekerjaan saya sudah saya tinggalkan, dan saya harus berhasil di Master Chef ini. Tidak ada pilihan lain! And I’m about to start a new life, to build my own family. Saya tidak boleh semudah ini pulang dari Master Chef. Not This Easy!

Hal-hal itu yang terus ada dipikiran saya saat menjawab dengan jujur pertanyaan juri. (dengan linangan air maat yang tidak saya sadari) Hingga akhirnya Chef Juna menyuruh saya bergabung dengan peserta lain yang lolos dari pressure test ini.

Thanks Lord! Itu yang pertama saya gumamkan dalam hati.

Agak malu juga sich saat Chef Juna bilang “Kamu ini badan gede kok nangis, masak yang bener jangan banyak mikir!

Anyway, I will evaluate my self.. Kudu belajar teknik presentasi yang menarik. Karena makanan enak akan terlihat menarik dengan presentasi yang apik bukan?

I’m so ready for the next challenge!

YES!

2 Responses to “My First and Memorable Pressure Test at Master Chef Indonesia 2”

  1. Rosie July 14, 2012 at 2:21 pm #

    Keep moving on, Babe! That pressure surely gonna help you to achieve your goal!

  2. ANGELINA AND ANGELICA 9YOUR COUSIN) July 15, 2012 at 11:07 am #

    hello ko ken im ur cousin ,kok g ajk ce sien2 lho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: